Ada seorang pemuda yang sedang mengalami stres karena sebuah penyakit. dia bersama dokter divonis mempunyai penyakit yang belum pernah dilihat oleh dokter tersebut. ia sangat depresi dan ketakutan karena penyakit tersebut. sisi bainya ia masih ingin bertahan hidup dan mempunyai harapan dan semangat untuk sembuh.
Ia disarankan untuk menemui dokter spesialis namun semua memfonis sama. kemudian datanglah teman untuk menemui seorang ahli supranatural untuk dapat memecahkan teka teki penyakitnya itu. ditanyakanlah penyakit itu kepada ahli supranatural itu katanya " Pak saya mengalami penyakit dan oleh dokter penyakit saya ini susah sembuh karena dokter ini belum pernah menemui penyakit yangseperti saya alami ini. apakah dilihat dari metafisika dan mata batin bapak saya masih bisa disembuhkan" ahli supranatural ini terdiam untuk beberapa lama bertanya siapa nama pemuda tersebu tanggal lahir dan sebagainya kemudian ia terpejam dan sesekali komat kamit membaca mantra lalu ia menjawab katanya " Penyakit ini masih bisa sembuh namun harapannya kecil sekali" dengan hati sedih pemuda ini bertanya kembali "Apakah menunggu mati ini adalah sebuah jawaban" kata ahli supranatural " Kalau saya lihat dalam mata batin saya kamu bisa sembuh dan kamu masih bisa hidup untuk waktu yang lama. namun kamu harus mencari sesuatu yang sangat susah yang sukar sekali kamu dapatkan. namun apabila kamu bisa mendapatkan kamu bisa sembuh" Tanya sang pemuda " Apa yang mesti aku cari dan aku perbuat untuk mendapatkan itu?"jawab sang ahli supranatural itu.dengan sangat lembut namun menyimpan kesedihan katanya " Nak kamu mesti dengan sangat bersusah payah mendapatkannya karena ini sangat sulit." ", apa" kata pemuda itu lalu dibisikannya kata kata kepada pemuda itu.
Mendengar bisikan itu sang pemuda menjadi sngat muram wajahnya sangat sedih melihat hidupnya lalu kata ahli supranatural itu " Jika kamu bersemangat untuk hidup carilah karena itu akan membuatmu bisa bertahan hidup" lalu ia pergi dari tempat ahli supranatural itu. direnungkanya dalam dalam dalam batinya ia berkata " Apa yang mesti aku lakukan" keinginan untuk sembuh dari penyakit itu sangatlah kuat. bejalanlah ia dengan pergumulannya itu hari demi hari minggu demi minggu ia lalui namun ia belum menemukan hasil seperti yang diinginkan ahli supranatural itu. ia berjalan kesana kemari mencari bertanya pada orang yang ditemuinya.
Pada suatu hari dengan kelelahan ia berjalan dan beristirahat disebuah Masjid kemudia ia bertemu seorang Penjaga masjid ia berkata " Bapak saya sangat kelelahan dan bisakah saya beristirahat di masjid ini" Jawab bapak itu " Ini rumah ibadah dan setiap orang boleh beristirahat dan beribadah disini, Nak kamu seperti kelelahan kamu mau kemana?" Kemudian pemuda itu menjawab " Bapak sudah berhari hari berminggu minggu saya berjalan untuk mencari sesuatu untuk kesembuhan penyakit saya" lalu diceritakanlah apa yang dicarinya itu seturut yang diminta ahli supranatural. lalu sang penjaga masjid menjawab " Masya Alloh begitukah penyakitmu nak. saya sebagai seorang muslim hanya bisa menasehati berihtiarlah mencari jalan, optimis dan juga tawakal, Karena dengan ketiga unsur ini kamu akan mendapatkan harapan yang ingin kamu dapatkan, Optimis mempunyai makna semangat untuk meraih sesuatu, Berihtiar bermakna melakukan sesuatu itu dengan sungguh sungguh dan tawakal bermakna menyerahkan sesuatu itu kepada Alloh yang artinya mengkomunikasikan berdoa meminta itu kepada Alloh." Jawab pemuda itu." Terima kasih pak bapak telah menasehati saya dan memberi saya dukungan semoga ini menjadi amalan yang baik bagi bapak Amin" lalu pergilah pemuda itu mencari kembali apa yang dicari. berbulan bula ia berjalan.
Pada suatu ketika ia sangatlah kelelahan melihat sebuah Vihara disana ia beristirahat. dihampirilah ia oleh seorang pendeta Hindu.kata pendeta itu " Nak hendak kemanakah kamu sepertinya kamu lelah sekali mampirlah disini dan beristirahatlah aku akan memberikan air untuk kamu" jawab pemuda itu " Maaf bapak saya sangat kelelahan dan ijinkan saya beristirahat" tanya Pendeta itu " Hendak kemanakah kamu nak karna aku lihat kamu sangat memendam sebuah pergumulan berat" pemuda itu menjawab apa yang dialaminya kepada Pendeta hidu itu. lalu pendeta itu berkata" Nak apakah kamu ingat sumpah Gajah Mada yang terkenal dengan sumpah Palapa itu?" Jawab pemuda itu " Ya bapak. saya tahu." " Apa yang bisa kamu ambil dari hikma sumpah palapa dari Gajah Mada?" Tanya pendeta itu. pemuda ini tidak menjawab. ia tertunduk. Sambung pendeta itu" Gajahmada meraih sesuatu untuk mewujudkan keinginannya itu dengan kerja keras, dikatakan dengan sumpahnya tidak akan memakan buah palapa apabila keinginannya menyatukan Nusantara tercapai. Nusantara ini sangatlah luas nak" lanjutnya " Gajahmada menyatukan berbagai elemen kekuatan untuk meraih itu. Gajahmada Bersemangat ia juga mendekatkan batinnya kepada Sang Yang Widi untuk meraih ia melakukan tapa brata dan yang lebih lagi ia bekerja keras. Nak tirulah Gajahmada niscaya kamu akan mendapatkan yang kamu cari"
Kemudian berpamitlah pemuda itu dan pergi dari Vihara itu. berjalanlah kembali ia mencari yang dicarinaya sampai berminggu minggu ia berjalan sampai kelelahan beristirahatlah ia pada sebuah Pura bertanyalah ia kepada penjaga Pura itu " Bapak sekiranya diperbolehkan saya akan menumpang istirahat ditempat ini" Jawab Penjaga Pura kepadanya " Sekiranya kamu kelelahan kamu bisa beristirahat Nak. ambilah air ini untuk kamu minum karena aku lihat kamu sangat haus dan capai" lalu diambilnya minum itu dan ia berbincang dengan penjaga itu. ia mengatakan sama seperti yang diceritakannya kepada penjaga masjid dan juga pendeta hindu, lalu penjaga Pura itu berkata " Nak Sidharta Ghautama dalam meraih menjadi Sang Budha yang suci bukan melalui pembrian yang enak ia dari golongan bangsawan namunia menginginkan Niwana yang adalah keabadian tidak dengan cuma cuma. ia melakukan pertapaan bersemedi berkelana meminta petunjuk sampai kurus bahkan sampai tinggal tulang dan kulit melekat di tubuhnya. Baru kemudian Sidharta mendapatkan wahyu setelah menjalani semua itu baru mendapat melihat kebijaksanaan itu. inilah contoh yang meski kamu ambil hikmahnya nak. Semua ada hikmahnya. biksu tomsamcong dalam mengemban tugasnya kebarat untuk mengambil kitab suci tidaklah mudah nak. Tomsamcong mesti melewati banyak rintangan bukan hanya melewati lembah mendaki gunung menyebrang lautan. bahkan ia mesti melewati pergumulan peperangan melawan monster dan siluman. inilah nasehatku nak semoga dengan gambaran itu kamu bisa mengambil pelajaran" Kemudian pemuda itupun melakukan perjalanan kembali.
Perjalanan demi perjalanan dia lakukan melewati lembah mendaki gunung menyebrangi lautan. Pemuda itu berjalan bertemulah ia pada seorang petani yang juga bekerja menjadi pandai besi.
keduanya saling cerita kemudian ia bercerita pula tentang pergumulannya itu tanya pemuda itu " Dari cerita yang saya alami adakah bapak mempunyai cerita yang menguatkan saya" jawab bapak itu "Nak saya adalah seorang nasrani saya mempunyai sebuah kata kata yang yang bisa saya kutip dari kitab saya yang demikian bunyinya : mintalah maka kamu akan diberi, Ketoklah maka pintu akan dibukakan kepadamu kemudian ada lagi. kata kata Dengan bermandikan peluh kamu akan mendapatkan usahamu. ini yang menjadi kekuatan ketika saya berdoa nak.Apakah kamu pernah melihat sebuah Emas?" tanya bapak itu lalu pemuda itu menjawab " Ya bapak saya pernah melihat" "Kamu pernah membayangkan bagaimana membuat kilauan emas yang indah nan elok itu? Nak. untuk menjadikan emas itu berkilau tidak dengan cara yang mudah ia mesti ditempa dipukul dibentuk untuk mendapatkan kemurniannya ia mesti dibakar diatas bara api. itulah kehidupan nak apa yang kamu cari akan kamu dapatkan asalkan kamu tekun dalam berusaha. kemurnian niatmu akan ditempa dengan kesusahan baru kamu akan mendapatkannya. inilah nak cerita dari bapak semoga bisa menjadi bekal dalam pencarian sesuatu yang kamu inginkan dan kamu bisa sembuh dari penyakitmu" Nasehat bapak itu. " terimakasih bapak telah memberi motifasi buat saya ini sungguh luar biasa bapak bukan seorang ahli agama namun bapak memberi dorongan nasehat bahkan semangat bagi saya. saya minta bapak ikut mendukung dalam doa bapak" Jawab pemuda itu.
Kemudian ia kembali melanjutkan perjalanannya dengan harapan yang besar akan mendapatkan sesuatu yang dicarinya itu dan mendapatkan kesembuhan. dengan berbagai motifasi yag diberikan oleh setiap orang yang mau mendengar ceritannya itu.
Bertanya dengan apa yang telah di beri
Minggu, 03 Januari 2016
Selasa, 29 Desember 2015
AKU MAU YANG ITU TAPI......
KEMAUAN SEORANG ANAK
Ada seorang anak yang ikut masuk dalam sebuah toko buah bersama dengan orangtuanya, didalam sebuah toko tersebut terdapat berbagai macam aneka buah. dengan keriangannya dia sangat menikmati suasana toko itu. bersama dengan orang tuanya ia diberi keleluasaan untuk mencari dan mengambil buah tersebut.
Seorang anak ini dengan sangat teliti ia memilih kesana kemari untuk menentukan buah yang akan dinikmatinya. orangtuanya bertanya " Nak mana buah yang akan kamu pilih kok lama banget milihnya " si anak ini menjawab " Ayah aku ingin memilih buah yang nanti aku makan yang rasanya aku suka" sang ibu dengan kebahagiaannya ikut memilihkan " Coba jeruk yang ini nak ini rasanya manis atau kamu mau buah apel itu yang merah" sang anakpun menjawab "Ibu ditoko ini semua buah pasti enak dan manis ayah dan ibu pilih sendiri buah yang ayah dan ibu ingin menikmatinya aku ingin mencari buah yang aku suka sendiri" dengan penuh pengertian ayah dan ibu ini membebaskan anaknya mencari buah yang disukai.
agak beberapa lama anak ini mencari buah ditimangnya satu persatu sang ayah bertanya " Nak buah seperti apa yang ingin kamu makan kok lama banget nyarinya sudah ayah perhatikan sejak tadi kamu banyak sekali kamu menimang nimang buah namun kamu letakan kembali lantas buah seperti apa yang ingin kamu nikmati"
jawaban si anak ini sangat membuat hati orang tuanya tersentuh dia berkata " Ayah ibu aku ingin menikmati buah yang aku suka aku ingin mencari yang tanpa cacat dan enak rasanya yang aku tidak boleh kecewa setelah memilihnya" kemudian anak inipun mencari kembali buah buah yang ada ditoko itu. lalu ia mengambil buah yang pernah ia timang timang. dia sangat melihat dengan telitinya dibawanya kesana kemari untuk membandingkannya. melihat anaknya yang telah membawa buah ayahnyapun bertanya " Nak inikah buah yang kamu pilih dan kamu suka" jawab si anak " Sebentar lah ayah aku ingin mencari baik dari yang terbaik buat aku" dengan penuh kesabaran orang tuanya menungguinya.
Sang ayah kembali memperhatikan anaknya yang rupanya telah memilih buah yang tadi dibawanya lalu berkata" Nak ayah perhatikan dari tadi kamu sudah memilih mari kamu ambil dan kita bawa pulang" anakpun menjawab. "Ayah ini buah yang aku pilih dan ini akan aku bawa pulang" ayahnya menjawab " Ok nak mari kita bawa pulang" lalu anak ini berkata " Sebentar ayah aku hendak buang air kecil aku letakan buah ini dulu ya" ditungguinya anaknya dari kamar kecil di pojok toko itu.
selama anak ini di kamar kecil ada seorang pembeli lain yang telah mengambil buah yang dipilih anak ini dandibayarnya di kasir toko itu. sekembalinya dari kamar kecil dia bertanya pada ayahnya " Ayah adakah seseorang yang telah mengambil buah yang aku pilih tadi? " jawab ayahnya " Nak ada seorang yang telah mengambil buah yang kamu pilih tadi dan ayah tidak mampu mencegahnya karna kita belum membayarnya" dengan wajah muram hati sedih anak ini kelihatan sangat kecewa dia bertanya dengan orang tuanya " kenapa ayah dan ibu tidak mau menjaganya aku sudah memilih dengan susah payah" jawab sang ayah " Nak pilihlah kembali buah buah disini aku bersama ibumu meski sudah cukup lama menungguimu namun akan sabar menungguimu" dengan sangat kecewa dan muram wajahnya dia mencari kembali buah itu.
si anak ini telah kembali memilih buah dan membawa ke orang tuanya. lalu ayahnya berkata " sudahkah kamu memilih buah itu nak? " dengan masih murung ia berkata " Ayah ini yang aku pilih" kata si ayah " Sudah jangan cemberut kan kamu sudah memilih" jawab si anak " Tapi tadikan aku sangat lama nyarinya ayah" lalu dibayarnya buah itu dan mereka keluar dari toko itu.
Diluar toko si anak tadi melihat ada seseorang menimang buah diliriknya buah itu dia sangat paham dengan buah itu karena itu adalah buah yang dipilihnya didalam toko itu. tanyanya pada ayahnya " ayah bukankah itu buah yang aku pilih tadi? aku sangat hapal akan pilihanku tadi ayah" jawab ayahnya " Nak buah itu telah menjadi milik orang lain kamu tidak boleh mengambilnya"
Dengan penuh kemuraman ia protes dengan ayahnya. ia terus berfikir kenapa buah itu dimiliki dan dinik
mati orang sementara ia dengan susah payah memilih dan meneliti buah itu
Dengan penuh kemuraman ia protes dengan ayahnya. ia terus berfikir kenapa buah itu dimiliki dan dinik
mati orang sementara ia dengan susah payah memilih dan meneliti buah itu
Langganan:
Postingan (Atom)